cerbung
Oktober, 23 2015
Matahari
siang menjelang sore hari ini begitu menenangkan tidak menyengat tetapi
menyejukan, deburan ombak berkali kali menyentuh kaki seorang wanita yang
sedang begitu tenang menatap laut. Angin laut membuat jilbabnya berkibar.
Beberapa kali wanita itu juga membenarkan letak jilbabnya yang sudah tidak
berbentuk akibat angin laut.
wanita
yang sejak tadi menikmati pemandangan di depannya itu beberapa kali tersenyum, pemandangan
di hadapanya begitu indah, birunya langit dan beberapa awan putih yang
menghiasinya, membuat hatinya begitu tenang . hari ini wanita itu begitu
bahagia, mengingat kejadian yang baru saja ia alami.
Suatu
hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya dalam hidupnya.
Wanita
itu megingat kejadian beberapa jam yang lalu, ia bahagia. Sangat bahagia.
Namun, beberapa kali hatinya masih terasa kacau, apakah jalan yang ia pilih
adalah benar. Bukankah banyak hati yang tesakiti setelah kejadian ini.
Wanita
itu mencoba menenangkan hatinya. Baginya laut adalah tempat terbaik untuk menentramkan
hati yang sedang bergemuruh tak menentu.
Wanita itu memang sangat menyukai laut. Baginya laut begitu baik, begitu adil. setiap
orang yang datang kepadanya akan ia hadiahi deburan ombak. laut tak pernah
memandang setiap insan yang datang, baik mereka sedih ataupun bahagia, mereka
tertawa atupun menangis ia hanya akan
memberi ombak. Bukan yang lain. Baginya laut begitu adil, sama seperti Tuhannya
yang selalu memberikan sesuatu yang terduga baginya. Tuhannya yang begitu adil
pada setiap makhlukNya.
Seorang
lelaki berdiri menatap wanita itu dengan senyum yang mengembang, ditangannya
tergenggam ice cream rasa strawberry dan vanila.
“reilyn..”
panggilnya dengan sedikit berteriak agar wanita itu mendengarnya.
Dan
benar saja wanita yang sejak tadi memandang laut itu kemudian berbalik mencari
seseorang yang memanggilnya. Kemudian, tersenyum. ketika menemukan seorang laki
laki yang sejak tadi membuat hatinya gusar kini sedang berdiri dan melambaikan
tangan dengan senyum bahagianya.
***
Komentar
Posting Komentar