Ririn Jalanjalan dan Kondangan
Bismillahirrahmanirrahim..
Ahad 8 Desember 2019 menjadi hari teristimewa untuk pasangan fima dan ashari yang telah resmi menjadi sepasang suami istri, mereka melangsungkan ijab kabul sebagai bukti cinta mereka bukan cinta sembarang tetapi cinta yang berbuah keseriusan. ijab kabul dan resepsi pernikahan kedua mempelai ini berlangsung di kediaman mempelai wanita, Bumi Nabung Ilir Lampung Tengah.
Suatu kehormatan bagiku diundang untuk menghadiri pernikahan mereka berdua, aku dan fima adalah teman semasa duduk di sekolah menengah atas, kami kembali dipertemukan tanpa sengaja di ruang dosen. Aku bahkan sebelumnya tidak percaya kalau aku dan fima ternyata seperbimbingan, pembimbing 1 skripsi kami adalah dosen yang sama. Pertemuan singkat sembari menunggu dosen pembimbing hari itu membuatku mengetahui bahwa fima sebentar lagi akan segera menikah, maka saat itu aku tidak sabar menanti hari bahagia ini. hingga Alhamdulillah kemarin (Ahad, 8 November 2019) aku dapat menghadiri pernikahan fima dan suami, menjadi saksi bahwa mereka sudah berada dalam ikatan suci. ( buat teman teman yang sedang dalam proses menuju pernikahan, jika memang sudah yakin disegerakan yaa kalau memang belum yakin sudahi aja proses yang mungkin kurang tepat (contohnya kayak aku yang lagi suka banget sama orang gini harus diakhiri wkwk), perbaiki diri banyak-banyak supaya Allah berikan pasangan terbaik #mengingatkandirisendirihaha )
Setelah mencoba menghubungi beberapa teman satu angkatan saat ber-sekolah dulu Alhamdulillah akhirnya aku berangkat kondangan ke kediaman fima bersama dengan widitya rahmawati. Kami yang belum tau dimana lokasi bumi nabung ilir akhirnya memanfaatkan googlemaps selama perjalanan.
lewat bantuan googlemaps aku dan widit memilih untuk melewati jalur luar, yaitu bandarlampung-natar-gunung sugih-kotagajah-seputih banyak-bumi nabung. Perjalanan selama kurang lebih 3 jam kami tempuh dengan kendaraan roda dua. Kami juga sempat mengabadikan beberapa foto di Gunung Sugih.
Alhamdulillah kami sampai dengan selamat dan kembali ke bandarlampung dengan selamat juga, selama di lokasi kondangan setelah menikmati hidangan yang sudah disediakan, beristirahat sejenak, widit diminta pasangan mempelai untuk menyumbangkan sebuah lagu. Akhirnya lagu Bintang Kehidupan dari nike ardila menjadi kado terindah widit untuk fima dan sang suami.
perjalanan selama sembilan jam setengah ini cukup terasa melelahkan tetapi walaupun begitu Alhamdulillah aku bersyukur sekali Allah beri kesempatan untuk kami bisa memenuhi undangan dari fima,serta kami bisa bersilaturahmi dengan fima dan keluarganya. Barakallahulahuma wabaraka wajamaa baina kuma fii khair, selamat kepada fima dan ashari semoga menjadi pasangan dunia akhirat yang selalu diberkahi Allah.
Terakhir Aku ingin memberi beberapa tips untuk pengguna jalan :) semoga tipsnnya bermanfaat amiin
selama di perjalanan kita melewati sekitar 7 pemakaman umum yang ada di pinggir jalan, boleh jadi kenapa banyak pemakaman umum yang berada di pinggir jalan untuk mengingatkan kepada kita pengguna jalan supaya berhati hati selama perjalanan, selain itu juga boleh jadi untuk mengingatkan kita selalu berbuat kebaikan selama diperjalanan (contoh berzikir kepas Allah, atau bershalawat, dll) bahwa usia tidak ada yang pernah tau jangan kayak aku yang kadang kadang di jalan suka nyanyi nyanyi sendiri :D yuk kita sama sama senantiasa berzikir yaa,
selain itu di sepanjang jalan ada banyak sekali masjid, tentunya sebagai seorang muslim sekalipun kita sesang dalam perjalanan, jangan lupa sempatkan untuk menunaikan shalat wajib yaa, sekaligus berdoa dan meminta kepada Allah untuk dilancarkan selama perjalanan.
Dan selamat berjalan-jalan untuk semua teman teman. Semoga Allah jaga kita selalu..
terimakasi
oleh ririntoox
Ahad 8 Desember 2019 menjadi hari teristimewa untuk pasangan fima dan ashari yang telah resmi menjadi sepasang suami istri, mereka melangsungkan ijab kabul sebagai bukti cinta mereka bukan cinta sembarang tetapi cinta yang berbuah keseriusan. ijab kabul dan resepsi pernikahan kedua mempelai ini berlangsung di kediaman mempelai wanita, Bumi Nabung Ilir Lampung Tengah.
Suatu kehormatan bagiku diundang untuk menghadiri pernikahan mereka berdua, aku dan fima adalah teman semasa duduk di sekolah menengah atas, kami kembali dipertemukan tanpa sengaja di ruang dosen. Aku bahkan sebelumnya tidak percaya kalau aku dan fima ternyata seperbimbingan, pembimbing 1 skripsi kami adalah dosen yang sama. Pertemuan singkat sembari menunggu dosen pembimbing hari itu membuatku mengetahui bahwa fima sebentar lagi akan segera menikah, maka saat itu aku tidak sabar menanti hari bahagia ini. hingga Alhamdulillah kemarin (Ahad, 8 November 2019) aku dapat menghadiri pernikahan fima dan suami, menjadi saksi bahwa mereka sudah berada dalam ikatan suci. ( buat teman teman yang sedang dalam proses menuju pernikahan, jika memang sudah yakin disegerakan yaa kalau memang belum yakin sudahi aja proses yang mungkin kurang tepat (contohnya kayak aku yang lagi suka banget sama orang gini harus diakhiri wkwk), perbaiki diri banyak-banyak supaya Allah berikan pasangan terbaik #mengingatkandirisendirihaha )
Setelah mencoba menghubungi beberapa teman satu angkatan saat ber-sekolah dulu Alhamdulillah akhirnya aku berangkat kondangan ke kediaman fima bersama dengan widitya rahmawati. Kami yang belum tau dimana lokasi bumi nabung ilir akhirnya memanfaatkan googlemaps selama perjalanan.
lewat bantuan googlemaps aku dan widit memilih untuk melewati jalur luar, yaitu bandarlampung-natar-gunung sugih-kotagajah-seputih banyak-bumi nabung. Perjalanan selama kurang lebih 3 jam kami tempuh dengan kendaraan roda dua. Kami juga sempat mengabadikan beberapa foto di Gunung Sugih.
Alhamdulillah kami sampai dengan selamat dan kembali ke bandarlampung dengan selamat juga, selama di lokasi kondangan setelah menikmati hidangan yang sudah disediakan, beristirahat sejenak, widit diminta pasangan mempelai untuk menyumbangkan sebuah lagu. Akhirnya lagu Bintang Kehidupan dari nike ardila menjadi kado terindah widit untuk fima dan sang suami.
perjalanan selama sembilan jam setengah ini cukup terasa melelahkan tetapi walaupun begitu Alhamdulillah aku bersyukur sekali Allah beri kesempatan untuk kami bisa memenuhi undangan dari fima,serta kami bisa bersilaturahmi dengan fima dan keluarganya. Barakallahulahuma wabaraka wajamaa baina kuma fii khair, selamat kepada fima dan ashari semoga menjadi pasangan dunia akhirat yang selalu diberkahi Allah.
Terakhir Aku ingin memberi beberapa tips untuk pengguna jalan :) semoga tipsnnya bermanfaat amiin
selama di perjalanan kita melewati sekitar 7 pemakaman umum yang ada di pinggir jalan, boleh jadi kenapa banyak pemakaman umum yang berada di pinggir jalan untuk mengingatkan kepada kita pengguna jalan supaya berhati hati selama perjalanan, selain itu juga boleh jadi untuk mengingatkan kita selalu berbuat kebaikan selama diperjalanan (contoh berzikir kepas Allah, atau bershalawat, dll) bahwa usia tidak ada yang pernah tau jangan kayak aku yang kadang kadang di jalan suka nyanyi nyanyi sendiri :D yuk kita sama sama senantiasa berzikir yaa,
selain itu di sepanjang jalan ada banyak sekali masjid, tentunya sebagai seorang muslim sekalipun kita sesang dalam perjalanan, jangan lupa sempatkan untuk menunaikan shalat wajib yaa, sekaligus berdoa dan meminta kepada Allah untuk dilancarkan selama perjalanan.
Dan selamat berjalan-jalan untuk semua teman teman. Semoga Allah jaga kita selalu..
terimakasi
oleh ririntoox



Komentar
Posting Komentar